Hari ini begitu cerah
Mentari bersinar indah
Memancarkan sinar kuning keemasan
Menampakan kemegahan dalam dirinya
Namun kenapa hati ini terasa jengah
Hanya hampa yang menyelimuti dada
Kesedihan yang terasa
Menghilangkan ceria yang ada
Ku tak tau apa yang kurasa
Hanya rasa sedih yang tak terkira
Tak kuasa ku menahannya
Serasa mau tumpah smua airmata
Kucoba mencari penyebabnya
Namun rasa ini tiada terkira
Membuatku mati rasa
Dan tak kuasa gerakkan raga
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Senin, 03 Agustus 2009
Senin, 15 Juni 2009
Sorot tajam matamu
Sorot matamu tajam bagai pisau yang berkilat terkena pancaran sinar lampu
Menghujam tajam ke dalam bola mataku hingga menusuk jauh ke dalam hatiku
Yang membuatku semakin tertunduk malu tak kuasa menegakkan dagu hanya untuk sekedar menatapmu
Kau begitu ganas dan beringas membiarkan matamu berkeliaran masuk ke dalam relung hatiku
Merobek-robek jantung pertahanan yang sudah aku bangun jauh sebelum kita bertemu di tempat itu
Semakin lama rasa itu semakin mengurungku dalam diam dan bisu yang semakin membeku
Sejalan dengan tatapan matamu yang masih tetep tajam menatap kedua bola mataku seolah kau tahu isi hatiku
Kucoba untuk bangkit dan membalas tatapan matamu yang semakin lama semakin tak menentu
Namun smua usahaku terasa sia-sia karena sampai kau alihkan pandanganmu akupun tak mampu
Akupun bertanya-tanya dalam kebekuan hati, apakah ini yang dinamakan cinta itu?
Menghujam tajam ke dalam bola mataku hingga menusuk jauh ke dalam hatiku
Yang membuatku semakin tertunduk malu tak kuasa menegakkan dagu hanya untuk sekedar menatapmu
Kau begitu ganas dan beringas membiarkan matamu berkeliaran masuk ke dalam relung hatiku
Merobek-robek jantung pertahanan yang sudah aku bangun jauh sebelum kita bertemu di tempat itu
Semakin lama rasa itu semakin mengurungku dalam diam dan bisu yang semakin membeku
Sejalan dengan tatapan matamu yang masih tetep tajam menatap kedua bola mataku seolah kau tahu isi hatiku
Kucoba untuk bangkit dan membalas tatapan matamu yang semakin lama semakin tak menentu
Namun smua usahaku terasa sia-sia karena sampai kau alihkan pandanganmu akupun tak mampu
Akupun bertanya-tanya dalam kebekuan hati, apakah ini yang dinamakan cinta itu?
Kamis, 30 April 2009
** menunggu **
aku masih di sini sendiri
menatap indah sang mentari
sinarnya menghangatkan tubuhku
sehangat dekapanmu dimalam itu
kumasih sendiri diteras ini
menunggu kau akan datang kembali
memberi sentuhan lembut di pipi
sebagai tanda sayang yang kau beri
tak terasa mentari mulai naik
memperlihatkan kuasanya pada bumi
membuat tubuhku yang semula hangat
menjadi panas karena sinarnya
namun kumasih mencoba bertahan
walau tubuh tak bisa menahan
ganasnya sengatan mentari
membuat kulitku terbakar
kasih....
kemanakah dirimu...
lelah diri ini menunggu...
hingga kau hadir dihadapanku...
kasih....
demi cintaku padamu....
ku akan tetap menunggu....
hingga nanti berakhirnya waktu....
menatap indah sang mentari
sinarnya menghangatkan tubuhku
sehangat dekapanmu dimalam itu
kumasih sendiri diteras ini
menunggu kau akan datang kembali
memberi sentuhan lembut di pipi
sebagai tanda sayang yang kau beri
tak terasa mentari mulai naik
memperlihatkan kuasanya pada bumi
membuat tubuhku yang semula hangat
menjadi panas karena sinarnya
namun kumasih mencoba bertahan
walau tubuh tak bisa menahan
ganasnya sengatan mentari
membuat kulitku terbakar
kasih....
kemanakah dirimu...
lelah diri ini menunggu...
hingga kau hadir dihadapanku...
kasih....
demi cintaku padamu....
ku akan tetap menunggu....
hingga nanti berakhirnya waktu....
Rabu, 22 April 2009
* Selamat Hari Bumi *
Hari ini rabu tanggal 22 April 2009 kita umat manusia memperingati hari bumi sedunia...untuk itu aku persembahkan untaian kata untuk memperingatinya....
Bumi....
Kau tempatku hidup
Tempatku menghirup udara pagi
Tempatku merasakan hangatnya sinar mentari
Tempatku menginjakkan kaki mencari penghidupan ini
Kau tempatku berbakti
Tempatku mengabdikan diri
Tempatku mencari jati diri
Tempatku menjadi manusia sejati
Kau tempatku memuji
Tempatku mengerjakan perintah Ilahi
Tempatku belajar jalankan kaki ini
Tempatku sujudkan mukaku ini
Kau tempatku berbagi
Tempatku mengerti arti kasih
Tempatku mengerti arti cinta
Tempatku mengerti arti sayang
Kau begitu berarti bagiku
Kau seharusnya dirawat dan di jaga
Kau seharusnya menjadi tempat yang berharga
Kau seharusnya mendapat perlakuan yang baik dari manusia
Kau tempatku hidup
Tempatku menghirup udara pagi
Tempatku merasakan hangatnya sinar mentari
Tempatku menginjakkan kaki mencari penghidupan ini
Kau tempatku berbakti
Tempatku mengabdikan diri
Tempatku mencari jati diri
Tempatku menjadi manusia sejati
Kau tempatku memuji
Tempatku mengerjakan perintah Ilahi
Tempatku belajar jalankan kaki ini
Tempatku sujudkan mukaku ini
Kau tempatku berbagi
Tempatku mengerti arti kasih
Tempatku mengerti arti cinta
Tempatku mengerti arti sayang
Kau begitu berarti bagiku
Kau seharusnya dirawat dan di jaga
Kau seharusnya menjadi tempat yang berharga
Kau seharusnya mendapat perlakuan yang baik dari manusia
Selasa, 10 Maret 2009
~~harapku~~
Lebaran kala itu
kubertemu seorang gadis
Gadis yang lugu nan ayu
selalu menghiasi setiap mimpiku
kubertemu seorang gadis
Gadis yang lugu nan ayu
selalu menghiasi setiap mimpiku
Sejak pertama kutatap wajahnya
Cahaya bening memancar dari matanya
Wajah yang di penuhi rasa kasih dan cinta
Membuat setiap orang terpana bila memandangnya
Seribu tanya selalu bergelayut dalam jiwa
Siapakah gerangan yang bisa mendapat senyum manisnya
Pantaskah kuberharap dirinya hadir dalam dekapan?
Namun ku tak berdaya tuk bisa menjadikannya nyata
Ku hanya bisa berharap dan berdo'a
Agar Yang Kuasa mengabulkan segala do'a
Agar aku bisa bersanding dengannya
Dalam naungan cinta Illahi Robbi yang Suci dan Mulia
Cahaya bening memancar dari matanya
Wajah yang di penuhi rasa kasih dan cinta
Membuat setiap orang terpana bila memandangnya
Seribu tanya selalu bergelayut dalam jiwa
Siapakah gerangan yang bisa mendapat senyum manisnya
Pantaskah kuberharap dirinya hadir dalam dekapan?
Namun ku tak berdaya tuk bisa menjadikannya nyata
Ku hanya bisa berharap dan berdo'a
Agar Yang Kuasa mengabulkan segala do'a
Agar aku bisa bersanding dengannya
Dalam naungan cinta Illahi Robbi yang Suci dan Mulia
Langganan:
Postingan (Atom)